Kaligrafi Kontemporer Mengantar Anggota El Qalam Meniti Prestasi di OSPAI Cup 2026
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh anggota El Qalam. Siti Aminah, selaku Bendahara El Qalam, berhasil meraih Juara II dalam cabang lomba kaligrafi pada ajang OSPAI Cup 2026 yang berlangsung pada 10–17 Mei 2026. Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi Siti Aminah. Pasalnya, OSPAI Cup 2026 merupakan pengalaman pertamanya mengikuti perlombaan kaligrafi. Meski demikian, ia mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga berhasil memperoleh posisi kedua.
Dalam perlombaan OSPAI Cup 2026, Siti Aminah menampilkan karya kaligrafi kontemporer. Menurutnya, kaligrafi kontemporer tidak hanya menampilkan keindahan tulisan ayat, tetapi juga memadukannya dengan berbagai unsur visual yang mendukung makna yang terkandung dalam ayat tersebut.
“Karena lomba kaligrafinya berbentuk kontemporer atau lebih kepada lukisan, maka terdapat banyak ornamen seperti matahari, sungai, tumbuhan, dan elemen lainnya yang berkaitan dengan makna ayat yang disampaikan,” ujarnya.
Sebelum mengikuti perlombaan, ia mempersiapkan diri dengan berlatih membuat skema kaligrafi yang akan dituangkan pada saat kompetisi berlangsung. Meski demikian, proses perlombaan tidak sepenuhnya berjalan tanpa hambatan. Salah satu tantangan yang dihadapinya adalah keterbatasan media dan alat melukis yang tersedia.
“Seharusnya menggunakan cat air, tetapi karena tidak tersedia, saya menggunakan pewarna yang ada seadanya,” ungkapnya.
Saat namanya diumumkan sebagai peraih Juara II, Siti Aminah mengaku merasa terkejut. Ia tidak menyangka dapat memperoleh prestasi tersebut mengingat ini merupakan lomba kaligrafi pertama yang diikutinya. Selain pengalaman berkompetisi, suasana OSPAI Cup 2026 juga menjadi kesan tersendiri baginya. Menurutnya, antusiasme peserta dari berbagai asrama serta beragam cabang perlombaan yang diselenggarakan menjadikan kegiatan tersebut berlangsung meriah dan menyenangkan.
Siti Aminah juga menilai bahwa El Qalam memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan bakat mahasantri, khususnya di bidang kaligrafi. Melalui pembinaan yang rutin, anggota dapat memperoleh ilmu dan keterampilan yang dapat menunjang berbagai kegiatan maupun perlombaan.
“El Qalam merupakan wadah bagi mahasantri untuk mengembangkan bakat, khususnya di bidang kaligrafi. Jika pembinaan dilakukan secara rutin, maka akan banyak ilmu dan keterampilan yang didapat sehingga dapat menunjang kegiatan perlombaan,” tuturnya.
Di akhir wawancara, Siti Aminah menyampaikan harapannya agar El Qalam terus berkembang dan semakin maju. Ia juga mengajak seluruh anggota untuk lebih aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan. Prestasi yang diraih ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anggota El Qalam lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, berkarya, dan berani menunjukkan potensi terbaiknya dalam berbagai ajang kompetisi.